Ini yang Dilihat Saat Tes Kesehatan Asuransi Jiwa

Saat kita hendak membeli asuransi, terutama asuransi jiwa, biasanya perusahaan asuransi akan mewajibkan kita untuk melakukan tes kesehatan. Tes kesehatan ini diperlukan untuk mengetahui seberapa besarkah resiko kesehatan kita. Dari sini, perusahaan asuransi bisa menentukan besaran premi yang akan dibebankan kepada kita. Hal ini juga diwajibkan untuk paduan asuransi kendaraan dan asuransi jiwa pada kredit mobil dan motor.

tes kesehatan untuk asuransi jiwaSemakin besar resiko tentu saja semakin besar premi yang akan dibebankan kepada kita. Misalnya saja, dari hasil tes kesehatan diketahui kita memiliki jantung yang lemah atau tekanan darah tinggi maka perusahaan akan menganggap kita memiliki resiko yang lebih besar terhadap penyakit dan akan membebankan premi tinggi. Inilah makanya kadang antara satu pemegang polis dengan yang lainnya memiliki jumlah premi yg berbeda meskipun jumlah tanggungan asuransinya sama.

Tes kesehatan ini dilakukan oleh tenaga medis yang profesional sehingga hasilnya akurat. Tes kesehatan biasanya dilakukan pada rumah sakit rujukan dari perusahaan asuransi. Tes ini biasanya mencakup pemeriksaan urin dan darah. Dari hasil tes ini ada beberapa indikator yang memegang peranan penting , di antaranya:

• Kolesterol, kadar koleaterol yg berlebih bisa menyumbat pembuluh darah dan mengakibatkan serangan jantung.
• HDL merupakan kolesterol baik yang bisa membantu menjaga kita dari serangan jantung. Nantinya jumlah kolesterol akan dibagi dengan junlah HDL. Hasil yang ideal adalah 5 ke bawah.
• LDL atau low denisity lipoprotein yang merupakan kolesterol jahat. Jumlah LDL kemudian akan dibagi dengan HDL, semakin kecil hasilnya maka semakin kecil juga resiko serangan jantung yang mungkin terjadi.
• Tryglicerides adalah lemak yang berhubungan dengan resiko serangan jantung.
• Diuretic adanya zat ini dalam darah menandakan kita pernah mengonsumsi obat untuk darah tinggi.
• Hati/liver kesehatan hati kita menjadi faktor penting yg dilihat oleh perusahaan asuransi.
• Total protein bisa menjadi indikator resiko penyakit hati dan ginjal.
• Pankreas, mengindikasikan adanya penyakit diabetes melalui kadar glukosa pada darah dan urin.

Memang, mungkin sebagian orang ada yang merasa tidak nyaman saat melakukan tes kesehatan ini. Namun ini merupakan hal yang penting agar proses pembelian and prosedur klaim asuransi jiwa bisa lebih lancar. Agar hasil tes asuransi ini memuaskan maka kita harus mempersiapkan kondisi badan agar kita dapat fit saat melakukannya. (raw)

Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterPin on Pinterest0Share on LinkedIn0