Mengubah Suasana Ruang Baca di Rumah

Bagi seseorang yang tinggal di rumah besar dengan lahan yang luas, memiliki ruang baca yang bersatu dengan ruang kerja adalah hal yang lumrah. Pasalnya, ruangan di rumah Anda banyak yang tersisa karena kebanyakan rumah yang dijual oleh para pemilik properti Indonesia memiliki luas tanah yang lebar, begitu juga dengan luas bangunannya. Dengan demikian, ruang baca dan ruang kerja merupakan tempat wajib yang harus ada di rumah karena Anda bisa menambah produktivitas Anda di rumah ketika malam hari atau akhir pekan.

ruang baca

pic:desiretoinspire.net

Namun demikian, karena sering dipergunakan, tidak jarang kebosanan melanda Anda. Ruang yang tadinya didesain senyaman mungkin, kini terasa membosankan dan membuat jenuh. Ide-ide Anda terasa sulit untuk dikeluarkan sehingga produktivitas pun mulai menurun. Hmm, bagaimana ya cara menyiasatinya?

  1. Mengubah tata letak buku di dalam rak. Jika sebelumnya Anda menata buku sesuai ketinggiannya, cobalah untuk mengubah susunannya dan mengelompokkannya berdasarkan warna. Gradasi warna yang kin tersusun di rak buku Anda ternyata bisa menambah kesan tersendiri di dalam ruang baca Anda. Suasana jadi sedikit lebih meriah, deh!
  2. Mengganti warna cat atau wallpaper dinding. Rasa bosan ternyata bisa hadir dari warna ruang yang itu-itu saja. Coba deh untuk mengeluarkan sedikit dana untuk mengubah warna cat di ruang baca Anda dengan warna lain yang mungkin belum pernah Anda coba sebelumnya. Anda juga bisa menggunakan wallpaper bermotif abstrak untuk menambah keceriaan dan keunikan di ruang baca.
  3. Mengatur pencahayaan. Percaya tidak percaya, pencahayaan memegang peranan sentral lho di ruang baca Anda. Jika selama ini Anda hanya menggunakan lampu ruang, cobalah untuk menggunakan cahaya alami dari jendela untuk menghangatkan sekaligus menerangi ruangan. Berikan kursi kecil di dekat jendela agar Anda bisa membaca sambil menikmati udara bebas.
  4. Letakkan tanaman hijau di sudut ruang. Tanaman hijau juga bisa memberi nuansa teduh dalam sekejap saja. Belilah tanaman yang tidak terlalu besar namun juga tidak terlalu kecil. Pikirkan pula cara perawatannya, jadi jangan pilih tanaman yang mengharuskan Anda merawatnya setiap hari, ya!

Dari cara-cara di atas, menurut Anda cara manakah yang akan Anda aplikasikan di rumah? Selamat mencoba! (Tr)

Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterPin on Pinterest0Share on LinkedIn0