Waspada Penggunaan Oli Palsu Untuk Mobil Kesayangan

Sudah susah payah menabung untuk membeli mobil kesayangan, pastinya kamu tidak mau ada suatu hal buruk menimpa mobilmu, kan? Baik mobil baru dari dealer ataupun mobil klasik dengan mesin 2tak yang kamu beli, kamu pasti ingin yang terbaik untuk mobil kesayanganmu. Dari mulai rajin mencucinya agar selalu tampak bersih, melakukan perawatan secara rutin, hingga memilih oli mobil terbaik untuk mobil kesayangan tersebut.

oli mobilMungkin untuk mendapatkan oli kualitas terbaik kamu akan memilih untuk melakukan perawatan atau service di tempat service resmi mobilmu atau bengkel langgananmu. Namun, suatu saat kamu pasti akan menemukan situasi di mana kamu harus melakukan penggantian oli di bengkel lain yang belum pernah kamu coba sebelumnya. Jika kamu menemukan situasi seperti ini, ada baiknya jika kamu lebih waspada dengan oli yang digunakan. Sebab saat ini ada beberapa bengkel tidak bertanggungjawab yang menggunakan oli palsu untuk konsumennya.

Supaya kamu tidak terjebak, perhatikan beberapa ciri oli palsu berikut ini:

  • Kemasan

Hal pertama yang harus kamu perhatikan adalah kemasan. Para pembuat oli palsu ini biasanya akan menggunakan kemasan oli asli yang diisi ulang dengan oli palsu. Untuk itulah, pastikan bahwa kemasan masih dalam kondisi mulus dan tersegel. Jika kemasannya berupa kaleng, tidak menutup kemungkinan akan terdapat penyok pada beberapa bagian yang disebabkan penyimpanan yang kurang tepat. Jika kamu menemukan hal seperti ini, perhatikan baik-baik label oli tersebut. Sebab dari label akan terlihat mana oli yang masih baru dan sudah lama. Sehingga meskipun kemasan mengalami sedikit cacat kamu akan bisa membedakan oli baru atau bekas.

  • Warna

Saat dibuka, perhatikan warna oli dengan baik. Jika oli berwarna keruh dan berbau tidak sedap, maka sebaiknya kamu lebih waspada. Sebab oli yang basih baru biasanya cenderung jernih dan masih berbau khas oli.

  • Tingkat kekentalan

Para pembuat oli palsu ini biasanya tidak akan bisa membuat oli dengan tingkat kekentalan yang pas. Itulah sebabnya kamu harus perhatikan tingkat kekentalan dari oli yang akan kamu gunakan. Pastikan bahwa tingkat kekentalan sama dengan oli yang biasa kamu gunakan.

Tentunya agar penilaianmu tentang oli palsu ini akurat, kamu juga hharus memperhatikan oli asli yang biasa kamu gunakan. Dengan begitu kamu tidak hanya memberi penilaian berdasarkan perkiraan saja. Dan ingat bahwa tidak semua bengkel yang tidak resmi dari produsen mobil akan berbuat nakal, jadi tidak perlu takut untuk melakukan perawatan mobil di bengkel-bengkel seperti ini. Kamu hanya perlu lebih waspada, bukan menghindarinya. (Vita)

Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterPin on Pinterest0Share on LinkedIn0