Waspadai Ciri-ciri Pinjam Uang, Ini Agar Tidak Tertipu

Biasanya kebutuhan yang mendadak di kala kita tidak memiliki membuat kita panik dan terpaksa untuk mengambil keputusan cepat meskipun berisiko. Biasanya solusi paling dekat saat kita lagi didesak oleh kebutuhan adalah melakukan pinjaman uang. Nah, sekarang ini melakukan pinjaman dapat menjadi lebih mudah dan praktis karena berkembangnya pinjaman online. Dengan adanya pinjaman online, kita tidak perlu repot-repot ke bank, cukup melalu website saja. Selain itu, ada beberapa jenis pinjaman online yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.

pinjam uang onlineSelain itu, pinjaman online juga tidak menuntut persyaratan yang berat, cukup beberapa dokumen dan alasan meminjam saja, pinjaman bisa disetujui. Namun perlu diingat, sebelum melakukan pinjaman kita perlu memeriksa dulu apakah website pinjaman online tersebut terpercaya atau tidak. Jangan sampai kita tertipu oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Untuk menghindarinya, kita bisa menyelidiki apakah penyedia dana pinjaman memiliki ciri-ciri seperti di bawah ini. Jika iya, maka waspada akan adanya modus penipuan! (sc: aturduit)

  • Meminta biaya di awal. Jika pihak peminjam meminta biaya di awal, maka kita harus berhati-hati karena kemungkinan besar hal ini adalah ciri-ciri penipuan. Sebab, pihak bank atau lembaga keuangan resmi tidak meminta biaya apapun sebelum pinjaman disetujui. Jangan terkecoh dengan berbagai alasan yang digunakan oleh pihak peminjam. Mereka bisa saja menyebutkan bahwa biaya tersebut digunakan untuk memperlancar proses pencairan dana atau sebagai biaya administrasi. Biasanya jika memang dibutuhkan biaya tambahan, lembaga resmi akan memotong dari jumlah pinjaman sebelum dicairkan.
  • Memaksa kita untuk segera memberikan uang muka. Bukan sekedar meminta, bahkan ada beberapa penipu yang berani untuk memaksa kita segera memberikan uang di muka. Alasannya agar proses pinjaman dapat berlangsung dengan cepat dan lancar atau meyakinkan kita bahwa kesempatan seperti ini tidak datang dua kali. Nah, jika sudah seperti ini, kita bisa menolaknya dengan cara meminta untuk mengisi data-data dulu sebelum memberikan uang muka atau langsung saja tolak demi menghindari kemungkinan penipuan.
  • Tidak melihat IDI Historis. Laporan mengenai data-data kita sebagai debitur dan data lainnya tercatat di IDI Historis. Hal ini diperlukan untuk mempermudah pemberi pinjaman dalam menilai kita. Jika IDI Historis kita buruk, maka akan sulit kesempatan untuk mendapatkan pinjaman. Berbeda dengan pihak yang berniat untuk menipu, mereka biasanya tidak memerlukan IDI Historis kita.

Itu dia ciri-ciri yang menandakan adanya kemungkinan penipuan pada proses pinjam meminjam. Jadi, tetap waspada ya! (Rima)

Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterPin on Pinterest0Share on LinkedIn0