plesteran dinding

Ini Dia Penyebab Plesteran Mudah Mengelupas Wajib Dihindari

Plester digunakan untuk meratakan dinding, tapi apa jadinya jika justru plesteran itu sendiri yang mengalami kerontokan? Apa penyebab plesteran mudah mengelupas maupun retak?

plesteran dinding
Image by Mateus Andre on Freepik

Ketika plesteran rusak, tukang dan kelembapan kerap menjadi sasaran utama kesalahan terjadi. Namun, benarkah kedua hal tersebut yang menjadi penyebab utama kerusakan? Sebelum mencoba memperbaiki, Anda perlu mengenali penyebabnya agar tidak salah saat mencari solusi. Simak apa saja penyebab lengkapnya dalam artikel ini. 

7 Penyebab Plesteran Mudah Mengelupas dan Retak

Banyak hal yang menyebabkan plester dinding mengelupas, berikut ini yang dapat Anda perhatikan: 

1. Adonan Semen dan Pasir yang Tidak Tepat

Ketika Anda salah memilih tukang yang kurang profesional, maka mereka bisa saja tidak tahu ada aturan dalam pembuatan adonan plester. Perbandingan antara semen dan pasir yang salah bisa membuat dinding rontok. 

Melansir Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, sesuai SNI 283:2008, ada perhitungan khusus untuk plester rumah. Misalnya, untuk ketebalan 15 mm, perbandingannya bisa 1 semen : 1 pasir hingga 1 semen : 6 pasir.  

2. Penggunaan Campuran Air Berlumpur

Selain semen dan pasir, campuran plester juga harus berupa air bersih. Namun, sering kali tukang tidak memperhatikan jenis air, sehingga menggunakan air berlumpur. Padahal air yang mengandung lumpur dapat menurunkan kekuatan rekat plester pada dinding. Selain itu, adonan plester juga akan sulit menempel pada dinding, sehingga pengerjaan jadi semakin lama.

3. Kualitas Semen yang Rendah

Adonan plester harus menggunakan semen yang berkualitas tinggi untuk menghindari masalah retak hingga rontok. Semen berkualitas buruk biasanya akan membuat lapisan plester lebih rapuh. Dalam pembuatan plester, kini Anda dapat menggunakan mortar yang efektif untuk dinding bata ringan. Bahan ini juga lebih cepat kering dan cenderung fleksibel untuk dinding. 

4. Terjadinya Gempa atau Getaran

Penyebab plesteran mudah mengelupas yang tidak bisa luput dari perhatian adalah bencana alam seperti gempa dan getaran. Jika hal ini terjadi sering maka akan menggeser pondasi dan struktur bangunan. Apabila rumah Anda berdiri di daerah gempa, perhatikan struktur bangunan untuk meminimalisir kerusakan seperti plester yang mengelupas. 

5. Kelembapan Ruang hingga Kebocoran

Tidak dapat dipungkiri, ruang yang lembab atau sering mengalami kebocoran juga membuat plester mudah rusak. Air menjadi penyebab utama yang akan meresap ke dinding dan menimbulkan kontraksi. 

Belum lagi, dengan kelembaban tinggi jamur akan mudah tumbuh yang akan merusak tampilan dinding rumah Anda. Ruangan pun menjadi tidak sehat karena banyak spora jamur. 

6. Menurunnya Tanah Rumah

Selain gempa, faktor alam lainnya adalah turunnya tanah di area rumah Anda. Penurunan ini membuat bergesernya fondasi dan kestabilan bangunan pun terganggu. Salah satu ciri kerusakan yang pertama kali muncul adalah rontoknya plester dinding rumah. 

7. Pernah Melakukan Renovasi Berat

Pernahkah Anda melakukan renovasi rumah besar-besaran tapi tetap mempertahankan dinding lama? Setelah renovasi selesai, plesteran dinding lama mungkin saja akan mengelupas. 

Oleh karena itu, biasanya untuk renovasi besar Anda perlu juga melakukan pembongkaran dinding yang sudah rapuh. Perubahan struktur bangunan juga akan memberikan beban besar pada plesteran lama. 

Sekarang Anda bisa mengetahui beberapa penyebab utama plesteran di rumah mengelupas. Agar lebih aman, pastikan Anda menggunakan mortar perekat bata ringan yang tepat dan berkualitas. Dengan semen yang tepat, campuran yang benar, dinding akan berdiri kokoh, tidak mudah retak, apalagi mengelupas.

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours