Begini Ciri dan Mekanisme Reksa Dana Syariah Terbaik

Salah satu cara untuk berinvestasi jangka panjang dengan dana yang tidak terlalu besar namun halal adalah dengan menggunakan reksa dana syariah terbaik. Investasi ini memungkinkan kita untuk memulai investasi dengan modal yang cenderung lebih rendah dan pastinya berbasis dengan sistem syariah. Memang, berinvestasi dengan cara deposito juga menguntungkan, namun bagi kalian yang ingin memastikan ‘kehalalan’ dari pengeloaan dana dalam investasi, maka reksa dana syariah adalah jawabannya.

Nah, untuk kalian yang ingin terjun dalam investasi ini dan bingung bagaimana memulainya, sebaiknya kenali dulu ciri reksa dana syariah terbaik dan bagaimana mekanisme pengelolaan uangnya!

  1. Pastikan sudah tercantum dalam Daftar Efek Syariah.

Ketahuilah bahwa berbeda dengan reksadana konvensional yang tercatat dalam Daftar Efek Biasa, reksa dana syariah biasanya dikeluarkan langsung oleh OJK melalui Daftar Efek Syariah. Di dalam daftar ini, kita bisa melihat nama dan jenis perusahaan yang memperjualbelikan reksa dana syariah. Dengan demikian, pertanggung jawabannya pun akan lebih jelas karena perusahaannya telah terverifikasi.

  1. Diawasi oleh Dewan Pengurus Syariah.

Tidak banyak yang tahu bahwa reksa dana syariah juga diawasi oleh DPS alias Dewan Pengurus Syariah. DPS bertugas untuk mengawasi beragam hal dalam fungsinya sebagai investasi syariah dan memastikan kehalalannya.

  1. Proses Cleansing.

Dalam reksa dana syariah, terdapat sebuah proses yang dinamakan sebagai proses cleansing. Proses ini merupakan proses pembersihan dari hal-hal yang bisa mengganggu kehalalan pada uang yang didapat selama proses investasi berlangsung. Oleh sebab itu, karena adanya proses ini, dana tidak akan langsung masuk ke dalam rekening pemilik modal tetapi diarahkan pada hal-hal yang bersifat amal.

Jaminan reksa dana halal dan berkah.

Mengingat setiap investasi tujuannya adalah untuk keuntungan, reksa dana syariah pun demikian. Hanya saja, reksa dana syariah tidak hanya mengejar keuntungan dan materi semata tetapi juga memastikan unsur halalnya. Oleh sebab itu, dalam reksa dana syariah, proses cleansing adalah proses yang wajib untuk dilalui agar terhindar dari riba. Riba sendiri bisa hadir ketika dana hasil investasi diendapkan pada bank kustodian selama beberapa waktu. Dan proses cleansing berperan untuk membersihkannya sebelum dana diterima oleh pemilik modal investasi reksa dana syariah ini.

Semoga membantu!

Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterPin on Pinterest0Share on LinkedIn0