Mengenal Green Data Center Indonesia

Data center Indonesia atau pusat data adalah fasilitas yang digunakan untuk menempatkan atau menampung komponen sistem-sistem komputer, seperti sistem telekomunikasi dan penyimpanan data. Biasanya, sebuah data center akan mengkonsumsi lebih banyak energi yang banyak. Kemudian seiring dengan naiknya kebutuhan akan sever, energi yang dikonsumsi pun akan semakin banyak, lebih panas, dan berdampak pada bertambahnya karbon emisi. Ditambah lagi, penggunaan daya listrik serta biaya operasionalnya pun tentu akan ikut meningkat secara signifikan.

green data centerBahkan, satu pusat data yang besar diperkirakan dapat mengkonsumsi energi listrik sama besarnya dengan satu kota kecil! Pada tahun 2012 saja, diketahui bahwa industri data center menghasilkan lebih banyak emisi karbon dibandingkan dengan industri penerbangan. Inilah mengapa saat ini penting akan adanya data center yang ramah lingkungan alias Green Data Center. Mengingat kita telah memsuki era digita dimana penggunaan teknologi seperti internet sudah menjadi kebutuhan sehari-hari.

Pada Green Data Center, fasilitas pusat data ini dibangun, diolah, serta dioperasikan seluruhnya sesuai dengan prinsip ramah lingkungan. Green data center menyediakan fasilitas serta kemampuan yang sama dengan pusat data lainnya, namun mampu menghemat daya energi dan tempat yang digunakan. Ditambah lagi, desain dan sistem pengoperasiannya yang ramah lingkungan.

Ramah lingkungan ini berarti berdampak seminimal mungkin terhadapa lingkungan hidup. Untuk itulah, diperlukan beberapa fitur penting yang utama dalam membangun pusat data ramah lingkungan ini, misalnya saja:

  • Menggunakan fasilitas yang ramah lingkungan serta peralatan yang bisa digunakan kembali atau didaur ulang untuk mengurangi emisi atau limbahnya.
  • Seefisien mungkin dalam menggunakan sumber daya untuk operasional dan perawatannya, baik untuk infrastruktur utamanya maupun untuk fasilitas elektronik tambahannya, misalnya penerangan, cooling system, dan backup systemnya.
  • Biasanya beroperasi dengan menggunakan energy yang dapat diperbaharui, seperti dengan energy solar (sinar matahari) atau pembangkit listrik tenaga angin dan hidrolik.
  • Seluruh bangunan menggunakan material yang rendah emisi.
  • Memasang konverter katalis pada generator cadangan.

Meski memang pembangunan green data center ini memerlukan dana yang lebih besar di awalnya. Namun, penghematan dalam pengoperasian dan perawatannya dapat dirasakan dalam jangka waktu yang panjang. (raw)

Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterPin on Pinterest0Share on LinkedIn0