Mengenali Berbagai Gejala Alergi Susu Pada Anak

Sistem imunitas yang ada pada anak tentunya berbeda dalam hal kekuatannya dengan sistem imun pada orang dewasa. Anak-anak sangat rentan terkena berbagai macam penyakit yang mudah sekali menyerang mereka termasuk kepada makanan atau minuman yang dikonsumsi pun jika sistem imunitasnya kurang dapat dengan mudah menyebabkan alergi. Salah satu jenis minuman yang dapat menyebabkan seorang anak terkena alergi yaitu susu. Berbagai macam jenis susu mulai dari susu sapi, susu formula, susu kambing, dan yang lainnya dapat juga menyebabkan alergi pada anak.

alergi pada bayiPadahal alergi susu pada anak akan sangat menggangu pada kesehatan anak, apalagi jika anak tersebut diberikan susu sebagai pengganti dari ASI ibunya. Secara umum seorang anak yang mengalami alergi susu hampir sama dengan gejala yang terjadi pada berbagai alergi lainnya seperti gatal-gatal, terjadinya diare, timbulnya bintik-bintik merah, dan lain sebagainya.

Bagi anda orang tua yang ingin mengetahui bagaimana secara rinci alergi susu pada anak berikut ini berbagai pola klinis atas respon alergi susu pada seorang anak.

  1. Adanya reaksi yang cepat. Pada anak yang memiliki alergi terhadap susu dengan reaksi yang cepat biasanya akan menimbulkan gejala yang terlihat dalam waktu 45 menit. Gejala yang ditimbulkannya dapat berupa sesak napas, adanya bintik merah, bersin-bersin dan pada bagian matanya berwarna merah.
  1. Adanya reaksi yang sedang. Untuk reaksi yang kedua ini, anak yang mengalami alergi susu memperlihatkan tanda gejala yang cukup lama, yaitu dalam rentan waktu 45 menit sampai dengan 20 jam setelah anak mengkonsumsi susu. Gejala yang ditimbulkan pada alergi dengan reaksi sedang ini berupa gejala muntah-muntah dan mengalami diare.
  1. Adanya reaksi alergi yang lambat. Pada gejala anak yang alergi susu dengan gejala yang lambat akan muncul setelah waktu 20 jam ke atas setalah anak meminum susu. Untuk gejalanya sendiri hampir sama dengan gajala alergi yang lainnya yaitu timbulnya diare, gangguan pada kulit, dan juga dapat berupa adanya gejala susah buang air besar atau konstipasi. Jadi anda harus tahu bagaimana cara mengobati alergi pada anak dengan praktis.
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterPin on Pinterest0Share on LinkedIn0