Menyulap Loteng Rumah Menjadi Kamar Tidur

Loteng rumah yang dulunya didapatkan saat pembelian rumah dari developer properti Indonesia, hanya digunakan sebagai gudang untuk menyimpan barang dan bahkan tidak dipakai sama sekali? Hmm, mending disulap menjadi kamar tidur, yuks! Selain kamu bisa merasakan suasana tidur di kamar baru yang tidak biasa, menggunakan loteng rumah untuk kamar ini pun bisa membuat kamu dapat menikmati indahnya suasana di sekitar rumah dari atas loteng.

kamar di atapNamun, ketika membangun kamar di area loteng ini, kamu harus memiliki banyak perencanaan agar nantinya kamu terhindar dari berbagai masalah yang akan muncul. Terlebih lagi, jika loteng yang digunakan merupakan tempat untuk perputaran udara panas, tentunya kamu harus mencari cara agar tidak kepanasan apabila berada di dalam kamar loteng. Nah, untuk kamu yang mau menyulap loteng rumah menjadi kamar tidur, kamu harus memerhatikan beberapa hal berikut terlebih dahulu. Langsung saja disimak, deh!

  1. Mengubah plafon untuk lantai kamar. Apabila kamu ingin menyulap loteng rumah menjadi kamar tidur, tentunya kamu harus mengubah plafon loteng menjadi lantai kamar. Tetapi, mengubah plafon ini tidaklah mudah. Kamu harus membongkar semua plafon, lalu menggantinya dengan lantai dak maupun cor. Digantinya plafon pada loteng ini, bertujuan untuk membuat kamar nantinya lebih kuat pada saat diletakkan berbagai barang sekaligus sebagai pijakan.
  2. Memerhatikan kontruksi atap. Supaya kamu mendapatkan kenyamanan saat melakukan berbagai aktivitas di kamar loteng, maka kamu harus memerhatikan kontruksi pada atap loteng. Pastikan kamu melihat jarak kemiringan antara atap dengan posisi kamu berdiri nantinya. Biasanya, untuk jarak kemiringan atap sekitar 84 inchi, sedangkan untuk ketinggian plafon berkisar antar 2 hingga 2,4 meter.
  3. Menggunakan insulator di bawah lapisan genting. Udara di sekitar loteng tentu lebih panas jika dibandingkan dengan ruangan bawah rumah. Sehingga, untuk menyiasati hal ini kamu bisa menggunakan insulator di bagian bawah lapisan genting, agar nantinya dapat mengurangi panas yang dihasilkan oleh sinar matahari. Jika perlu, kamu juga bisa menambahkan sirkulasi udara dan memakai AC.
  4. Menambahkan pencahayaan dari atap. Untuk penataan cahaya di dalam kamar, kamu bisa menambahkan pencahayaan atau skylight dari jendela atap. Besarnya ukuran skylight yang dibuat tergantung pada seberapa kebutuhan yang kamu inginkan. Sedikit saran, supaya tidak menyilaukan mata dan terhindar dari panas matahari, kamu dapat meletakkan skylight ini di sudut kamar. Selain itu, perhatikan tempat terbaik untuk memajang cermin, sebab jika kamu salah menaruhnya dan justru memantulkan skylight ini, kamar juga akan terasa panas dan tidak nyaman.

Bagaimana? Kamu tertarik untuk menyulap loteng rumah menjadi sebuah kamar tidur? –SH–

Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterPin on Pinterest0Share on LinkedIn0